Bacaan Sujud Sajadah dan Keutamaannya

Bacaan Sujud Sajadah dan Keutamaannya

Islam mengajarkan kepada pemeluknya untuk melaksanakan segala macam perbuatan baik dan menjauhkan segala macam larangannya. Perbuatan baik merupakan perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan pahala. Menjalankan sholat, bersedekah, menolong orang lain dan melaksanakan ibadah-ibadah sunnah merupakan amalan-malan yang akan mendatangkan pahala. Berbicara mengenai ibadah sunnah, sujud sajadah merupakan amalan yang dilakukan guna mendapatkan pahala dari Allah SWT. Sujud sajadah sendiri merupakan sujud yang dilakukan akibat bacaan Al Quran.

Jika diperhatikan dengan seksama, sujud merupakan perbuatan yang sangat disukai oleh Allah. Umat Islam yang bersujud kepada Allah merupakan umat yang penuh dengan ketidakberdayaan dan lemah di mata Allah SWT. Umat muslim yang bersujud dapat mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Ketika bersujud, seluruh anggota tubuh berada pada posisi yang tunduk kepada Allah.

bacaan sujud tilawah

Karena itulah, Allah sangat menyukai hambanya yang bersujud. Dari banyaknya jenis sujud yang dapat dilakukan oleh umat muslim, sujud sajadah menjadi jenis sujud yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Dengan melakukan sujud sajadah, umat muslim akan terhindar dari siksaan api neraka. Selama melakukan sujud sajadah, umat muslim dapat membaca bacaan sujud sajadah yang baik dan benar.

Waktu Dilakukan Sujud Sajadah

Membawah tentang waktu tentu menjadi penting mengingat syariat dalam Islam ini memang sangat sempurna. Semuanya memiliki cara dan aturan sendiri, baik misalnya seperti tata cara shalat hajat, atau niat shalat sunnah rawatib, bahkan hingga doa akhir ramadhan, dan tentunya dalam hal ini adalah waktu sujud sajadah. Sujud sajadah dilakukan ketika umat muslim mendengarkan lantunan ayat-ayat Al Quran. Di dalam Al Quran sendiri, ada ayat sadjah yang berisikan perintah untuk sujud kepada Allah SWT. Ayat sadjah yang berada di dalam Al Quran biasanya diberi tanda kubah. Ketika kita menemukan tanda tersebut, kita dianjurkan untuk melaksanakan sujud sajadah.

Jika diperhatikan dengan seksama, ada beberapa ayat sadjah yang berada di dalam Al Quran. Ayat 26 surat Al- Araf, ayat 15 srat Al- Ra’d, ayat 50 surat An-Nahl, ayat 109 surat Al- Isra, ayat 58 surat Maryam, ayat 18 surat Al- Hajj, ayat 77 surat Al- Hajj, ayat 60 surat Al- Furqon, ayat 25-26 surat Al- Naml, ayat 38 surat Fussilat, ayat 62 surat An- Najm, ayat 21 surat Al- Insyiqaq, ayat 19 surat Al- Alaq dan ayat 24 surat Sad merupakan ayat-ayat sadjah yang berada di dalam Al Quran.

bacaan sujud tilawah

Bacaan Sujud Sajadah

Berbeda dengan bacaan sujud sholat, bacaan sujud sajadah memiliki bacaan yang berbeda. Bacaan tersebut adalah:

bacaan sujud sajadah
bacaan sujud sajadah

Jika diartikan akan bacaan dari sujud sajadah, bacaan tersebut memiliki arti : “ Wajahku bersujud menghadap Dzat yang menciptakan, membentuk dan memberi penglihatan beserta dengan pendengaran. Maha berkah Allah dari sebaiknya-baiknya pencipta “. Dilihat dari bacaan tersebut, kita dapat mengambil makna bahwa kita hanya bersujud kepada Dzat yang menciptakan indera penglihatan dan indera pendengaran saja.

Hal ini bermakna bahwa Allah merupakan sosok yang menciptakan manusia sejak awal. Selain arti dari bacaan sujud tilawah atau sujud yang bermakna panjang, kita dapat pula membaca bacaan sujud tilawah dengan bacaan yang pendek. Dari bacaan sujud tilawah ayat pendek, kita dapat mengartikan bahwa Allah merupakan sosok yang maha suci dan maha tinggi. Allah merupakan sosok yang penuh dengan kemuliaan dan pemilik dari segala kehidupan dan patut untuk dipuji.

Tata Cara Sujud Sajadah

bacaan sujud tilawah

Selama menjalankan sujud sajadah, ada tata cara yang dapat kita lakukan, seperti:

  1. Sujud sajadah hanya dilakukan dengan satu kali sujud

Berbeda dengan ibadah lainnya yang melalukan sujud hingga 2 – 4 kali, sujud sajadah hanya dilakukan dengan satu kali sujud saja.

  1. Sujud sajadah dilakukan sama persis ketika kita melakukan sujud ketika mengerjakan sholat
  2. Selama melakukan sujud sajadah, kita tidak perlu melakukan takbiiratul ihram

Berbeda dengan ibadah sujud lainnya, sujud sajadah dilakukan tanpa melakukan takbiratul ihram dan salam. Selama melakukan sujud sajadah, kita dapat melakukan sujud tersebut ketika ayat sadjah kita dengarkan.

  1. Ketika kita berada di dalam perjalanan, sujud sajadah dapat dilakukan dengan menggerakkan kepala sebagai isyarat.

Sujud sajadah terbagi menjadi dua jenis, yakni sujud sajadah di dalam sholat dan diluar sholat. Sujud sajadah di dalam sholat dapat dilakukan dengan mengucapkan takbir terlebih dahulu. Kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan sujud dan membaca bacaan sujud sajadah.Setelah itu, kita dapat melanjutkannya dengan berdiri kembali dan melanjutkan sholat hingga salam. Pada saat melaksanakan sholat berjamaah, sujud sajadah dapat dilakukan bersamaan dengan imam.

Ketika imam tidak melakukan sujud sajadah, makmumnya tidak perlu melakukan sujud tersebut, Jika makmum melakukan sujud sajadah sendiri, maka sholatnya akan dikatakan batal. Sujud sajadah yang dilakukan di luar sholat dilakukan ketika kita mendengar ayat sadjah dilantunkan.

Keutamaan Membaca Bacaan Sujud Sajadah

Meskipun merupakan ibadah yang bersifat sunnah dan tidak ditekankan oleh Allah SWT untuk melakukannya, sujud sajadah juga memiliki beberapa keutamaan. Keutamaan dari sujud sajadah tentunya hanya dapat dirasakan oleh orang-orang yang menjalankannya saja. Guna mengetahui keutamaan dari sujud sajadah, simak ulasannya di bawah ini;

Dijauhkan dari Godaan Setan

Keutamaan dari sujud sajadah ini diterangkan pada sabda Rasulullah yang berari, anak Adam yang menjalankan ibadah sujud sajadah akan dijauhi dari godaan setan. Setan akan merasa celaka jika anak Adam sedang melakukan sujud sajadah. Anak Adam yang bersujud sajadah juga akan dimudahkan dalam meraih pintu surga. Dari sabda Rasulullah tersebut, kita dapat melihat bahwa pelaku sujud sajadah akan terlindungi dari godaan setan dan dapat dengan mudah memasuki pintu surga.

Sujud Sajadah Meningkatkan Derajat

bacaan sujud tilawah

Ibadah yang dilakukan oleh umat muslim semata-mata dilakukan demi memdapatkan ridho Allah akan mendatangkan banyak pahala. Allah akan menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia yang banyak melakukan sujud. Sujud sajadah sendiri merupakan bentuk sujud yang disukai oleh Allah sehingga Allah tak segan untuk menghapuskan dosa-dosa para umatnya yang beriman.

Tidak hanya dapat menghapuskan dosa, umat muslim yang melakukan sujud sajadah juga akan ditingkatkan derajatnya. Umat Islam yang diangkat derajatnya merupakan sosok yang mulia di mata Allah. Jika kita ingin menjadi sosok yang mulia di mata Allah, melakukan sujud sajadah merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan.

Dapat Menemami Rasulullah di Dalam Surga

Sujud merupakan salah satu amalan yang paling disukai oleh Allah. Umat muslim yang melakukan sujud secara tidak langsung melakukan amalan yang dapat membawanya dekat dengan pintu surga. Seperti yang kita ketahui, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang mendiami surga dan telah dijanjikan oleh Allah SWT. Selama kita melakukan sujud sebanyak-banyaknya, peluang kita masuk ke surga sangatlah besar. Jika kita masuk surga nantinya, tentunya kita akan menemani Rasulullah di tempat yang penuh akan kebahagiaan tersebut.

Sujud Sajadah Dapat Meningkatkan Ketakwaannya

Seperti penjelasan sebelumnya, sujud merupakan amalan yang paling disukai oleh Allah SWT dan merupakan amalan yang dapat mendekatkan diri pelakunya dengan Allah. Tingkat ketakwaan kita juga akan meningkat dengan sendirinya selama kita menjalankan sujud sajadah karena Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *